Setiap tahun ajaran baru, ruang panitia PPDB terlihat sama di hampir semua sekolah: tumpukan map, formulir yang tulisannya sulit dibaca, dan satu orang yang ditugasi mengetik ulang semuanya ke Excel sampai larut.
Yang melelahkan sebenarnya bukan menyeleksi calon siswa. Yang melelahkan adalah memindahkan data.
Di mana waktu panitia benar-benar habis
Dari percakapan dengan sekolah yang memakai edusys.id, tiga hal ini paling sering disebut:
- Mengetik ulang formulir kertas ke komputer, lalu memeriksanya lagi karena ada yang salah ketik
- Menjawab pertanyaan "sudah diterima belum?" lewat telepon dan WhatsApp, satu per satu
- Mencari berkas satu pendaftar di antara ratusan map ketika berkasnya ditanyakan
Ketiganya tidak menambah kualitas seleksi sama sekali. Ketiganya hanya memindahkan informasi dari satu tempat ke tempat lain.
Formulir yang diisi sendiri oleh pendaftar
Dengan PPDB online, calon siswa mengisi datanya sendiri dari rumah, lengkap dengan unggahan berkas. Data yang masuk sudah dalam bentuk yang bisa langsung diolah — tidak ada tahap mengetik ulang.
Beberapa hal yang kami jaga di sini:
- 1 Nomor registrasi diberikan otomatis, jadi tak ada dua pendaftar dengan nomor yang sama
- 2 Berkas unggahan disimpan di penyimpanan tertutup, hanya bisa diunduh petugas yang berwenang
- 3 Halaman pendaftaran memakai alamat sekolah Anda sendiri, bukan alamat umum bersama
Orang tua bisa memeriksa statusnya sendiri
Pertanyaan "sudah diterima belum?" hilang bukan karena panitia lebih cepat menjawab, melainkan karena orang tua tak perlu bertanya. Mereka memeriksa sendiri memakai nomor registrasi dan tanggal lahir anaknya.
Dua faktor itu dipilih dengan sengaja. Nomor registrasi saja tidak cukup — nomor berurutan mudah ditebak, dan status penerimaan anak orang lain bukan informasi publik.
Ketika keputusan sudah dibuat, pemberitahuan dikirim lewat WhatsApp ke nomor wali. Kanal itu dipilih karena di banyak sekolah Indonesia, WhatsApp adalah satu-satunya kanal yang benar-benar dibaca.
Yang tetap dipegang manusia
Sistem tidak menyeleksi siapa pun. Menerima atau menolak tetap keputusan panitia; yang dikerjakan sistem hanya menyiapkan datanya dengan rapi dan menyampaikan hasilnya dengan tertib.
Setelah pendaftar diterima, datanya langsung menjadi data siswa — tanpa diketik ulang untuk yang kesekian kalinya.
Bagikan artikel ini
0 kali dibagikan