Changelog

Yang sudah kami rilis

Setiap rilis, berurutan. Terbaru di atas.

1.4.2

Logo tampil utuh di email, favicon konsisten, dan changelog tak lagi memanjang

Logo kop email tak lagi diperas jadi persegi, email percobaan kini memakai templat sungguhan sehingga bentuknya ikut teruji, favicon yang diunggah akhirnya muncul juga di situs, dan halaman changelog dipaginasi.

Diperbaiki
  • **Logo di kop email tampil utuh.** Sebelumnya ia diperas ke dalam kotak 75×75 piksel oleh tema email bawaan — untuk logo memanjang seperti milik edusys, itu berarti diregangkan hampir enam kali lipat pada satu sisi, dan hasilnya gepeng sekaligus buram di kotak masuk. Bukan berkas logonya yang berkualitas rendah. Sekarang rasio aslinya dijaga, dan ukurannya sengaja sedikit di bawah ukuran berkas supaya tetap tajam di layar beresolusi tinggi.
  • **Favicon yang diunggah kini muncul juga di situs**, bukan hanya di panel. Sebelumnya halaman depan selalu memakai ikon bawaan sistem, sehingga tab peramban berbeda antara panel dan halaman depan — untuk merek yang sama.
  • **Halaman login memakai logo bila gambar login belum diunggah.** Sebelumnya panel kanannya hanya mengenal satu kolom gambar, sehingga pemasangan yang logonya sudah diunggah tetap menampilkan ajakan "unggah gambar" — membingungkan justru bagi orang yang merasa sudah melakukannya. Ajakan itu kini juga menyebut kolom mana yang dimaksud.
Diubah
  • **Email percobaan di Settings → Email / SMTP memakai templat yang sama dengan email sungguhan.** Sebelumnya ia teks polos: ia membuktikan sambungan SMTP hidup, dan berhenti di situ. Padahal yang paling ingin dilihat sebelum melepas email ke pelanggan justru bentuknya — kopnya muncul atau tidak, logonya utuh atau gepeng. Kini sekali kirim uji menjawab keduanya.
  • **Halaman changelog dipaginasi**, lima rilis per halaman. Daftar ini hanya bertambah, dan tiap entri panjangnya beberapa paragraf; dibiarkan, ia jadi gulungan yang tak bisa dibaca dan berat dimuat.
1.4.1

Peta situs, supaya edusys.id dan setiap situs sekolah bisa ditemukan di Google

Sitemap dan robots.txt yang dibangkitkan sendiri — satu alamat didaftarkan sekali ke Search Console, dan sisanya ditemukan otomatis, termasuk situs tiap sekolah.

Baru
  • **Peta situs (sitemap) dan robots.txt.** Dibangkitkan sendiri, jadi tak ada berkas yang perlu diunggah dan tak ada yang perlu diperbarui manual setiap kali isi situs bertambah. Cukup daftarkan `edusys.id/sitemap.xml` sekali di Google Search Console; sisanya ditemukan sendiri — halaman produk, panduan, changelog, artikel, **dan situs tiap sekolah**.
  • **Situs sekolah ikut punya petanya sendiri.** Sekolah yang memakai domain sendiri mendapat peta di domain itu, jadi yang terdaftar di Google adalah alamat yang mereka cetak di spanduk — bukan alamat panjangnya.
  • **Hanya halaman yang benar-benar bisa dibuka umum yang dicantumkan.** Situs yang belum diterbitkan, yang sedang dalam pemeliharaan, halaman alumni yang dimatikan sekolahnya, dan halaman kurikulum yang isinya masih kosong tak pernah ikut. Peta yang menjanjikan halaman lalu memberi "tidak ditemukan" membuat laporan Google penuh galat yang tak bisa ditindaklanjuti siapa pun.
Diperbaiki
  • **Penilaian "halaman Kurikulum ada isinya atau tidak" kini satu sumber.** Sebelumnya hanya dipakai halamannya sendiri; kini peta situs memakai penilaian yang sama persis, sehingga mustahil peta mencantumkan halaman yang ternyata kosong.
Diubah
  • **`robots.txt` kini menyebutkan alamat peta situs**, dan menyesuaikan diri dengan domain yang sedang dibuka. Ia tetap tidak melarang perayapan apa pun — melarangnya justru membuat mesin pencari tak pernah membaca penanda "jangan indeks" di dalam halaman, sehingga alamat yang terlanjur terindeks malah bertahan di sana.
1.4.0

Sekolah akhirnya dikabari lewat email — dan suratnya berkop, bukan bertulisan

Sebelas email pemberitahuan langganan beserta checklist nyala/matinya dan templat yang teksnya bisa diubah sendiri, kop email berlogo, plus lima kegagalan yang selama ini tak menampilkan satu pun pesan galat — termasuk surat sambutan yang tak pernah sampai ke sekolah yang baru mendaftar.

Baru
  • **Email pemberitahuan langganan.** Sampai sekarang seluruh kabar langganan hanya hidup sebagai notifikasi di dalam aplikasi — dan itu paling lemah tepat di saat paling dibutuhkan: ketika langganan kedaluwarsa, setiap pengguna sekolah dialihkan ke halaman perpanjangan, sehingga loncengnya praktis tak terjangkau. Kini sebelas peristiwa dikirim lewat email juga: akan berakhir, kedaluwarsa, pembayaran lunas, pembayaran ditolak, pengajuan disetujui, pengajuan ditolak, paket berubah, tagihan perpanjangan, sambutan sekolah baru, plus dua kabar untuk operator sendiri (pengajuan masuk dan bukti pembayaran perlu diverifikasi).
  • **Checklist nyala/mati per peristiwa**, di Settings → Email / SMTP. Persetujuan dan penolakan pengajuan punya saklarnya masing-masing — mengabarkan persetujuan lewat email sementara penolakan disampaikan lewat telepon adalah cara kerja yang wajar, dan itu mustahil bila saklarnya satu. Bawaannya menyala: peristiwanya jarang dan penting, berbeda dari WhatsApp massal ke wali murid.
  • **Templat email yang teksnya bisa diubah sendiri.** Subjek dan isi setiap peristiwa bisa ditulis ulang, lengkap dengan daftar isian yang tersedia (`:school`, `:plan`, `:amount`, dan seterusnya) serta teks bawaannya yang tetap ditampilkan sebagai pembanding. Mengosongkan isian mengembalikannya ke bawaan — bukan mengirim surat kosong. Tombol dan tautannya sengaja tetap dari sistem: alamat yang diketik tangan akan salah suatu hari, dan tautan salah di email tagihan mengirim orang yang hendak membayar ke halaman yang bukan.
  • **Kop email memakai logo, bukan tulisan nama aplikasi** — dan logonya ikut di dalam suratnya, bukan ditautkan ke alamat situs. Bedanya terasa langsung: kotak masuk yang memblokir gambar dari luar (bawaan di banyak tempat) tetap menampilkannya, begitu pula pemasangan on-premise yang servernya tak terjangkau dari internet. Logonya diambil dari setelan logo yang sudah ada, jadi tak ada yang perlu diunggah dua kali.
  • **Menu Email / SMTP dibagi tiga bagian** — Sambungan, Notifikasi, dan Templat — supaya tak jadi satu layar panjang yang tak bisa dibaca utuh. Bagian yang sedang dibuka diingat, jadi menyimpan tak melemparkan Anda ke bagian lain.
Diperbaiki
  • **Surat sambutan tak pernah sampai ke sekolah yang baru mendaftar.** Pendaftarannya sendiri berhasil — sekolah terbentuk, langganan jalan — tapi permintaannya mati kena batas waktu PHP tepat saat suratnya dirakit, dan yang dilihat pendaftarnya adalah halaman galat, bukan dasbornya. Wajar ia mengira pendaftarannya gagal lalu mendaftar lagi. Surat kini dikirim **sesudah** halamannya sampai, jadi lambatnya sambungan email tak pernah lagi bisa menjatuhkan pendaftaran. Berlaku untuk seluruh email langganan, termasuk yang dipicu webhook pembayaran.
  • **Halaman Settings → General menjawab galat 500** — layar setelan yang paling sering dibuka. Penyebabnya satu bentuk penulisan Blade yang menelan sisa berkasnya, dan galat yang muncul menunjuk baris terakhir berkas, jauh dari sebabnya. Kini dijaga penjaga baru yang memeriksa **setiap** halaman di seluruh aplikasi, sebab perintah kompilasi yang selama ini dipakai ternyata menulis hasilnya tanpa pernah benar-benar memeriksanya.
  • **Pemasangan baru yang belum mengisi setelan SMTP tak lagi memaksakan sambungan email yang mustahil berhasil.** Sebelumnya setiap email gagal diam-diam meski konfigurasi di berkas lingkungan sudah benar.
  • **Alasan penolakan pengajuan paket kini alasan OPERATOR**, bukan catatan yang ditulis sekolah itu sendiri saat mengajukan. Yang terkirim sebelumnya adalah kalimat sekolahnya sendiri, dikembalikan kepadanya sebagai "alasan penolakan".
  • **Subjek templat email yang terlalu panjang ditolak dengan pesan biasa**, bukan galat sistem.
Diubah
  • **Pengaturan "wajib verifikasi email" dipastikan benar-benar bekerja** di kedua posisinya, dan tetap **tidak** aktif secara bawaan. Sebelumnya tak ada yang membuktikan saklar itu menggerbang apa pun.
1.3.0

Operator akhirnya bisa melihat uangnya sendiri, dan pemasangan berhasil di percobaan pertama

Keuangan operator dengan pengeluaran dan ekspor, kode promo yang harganya benar-benar bisa dikunci, daftar prospek dari pendaftaran yang terbengkalai, plus tiga kegagalan pemasangan yang selama ini tak menampilkan satu pun pesan galat.

Baru
  • **Keuangan Operator.** Sampai sekarang seluruh angka uang di sisi operator hanya bercerita separuh: yang tercatat cuma uang masuk, dan tak ada tempat mencatat uang keluar — sehingga "kas masuk bulan ini" terbaca seperti keuntungan padahal server dan domain dibayar dari angka yang sama. Kini ada ringkasan kas, pajak terkumpul, komisi mitra, **pengeluaran**, dan sisa bersihnya; lengkap dengan ekspor Excel, CSV, dan PDF.
  • **Pendapatan ditangguhkan.** Paket tahunan dibayar di muka, dan hanya bagian yang sudah dijalani boleh disebut pendapatan — sisanya masih kewajiban bila layanan berhenti. Inilah yang membuat laporannya bisa diserahkan ke akuntan, bukan cuma ditatap sendiri.
  • **Piutang menurut umur** (0–30, 31–60, 61–90, 90+ hari). Piutang tanpa umur cuma satu angka besar yang tak bisa ditindaklanjuti; yang menentukan tindakan justru umurnya.
  • **Kode promo langganan** — persen atau nominal tetap, dibatasi paket, bertanggal, berkuota, dan berkuota per sekolah. Kodenya bisa dibagikan sebagai tautan, cara kode promo benar-benar beredar lewat WhatsApp.
  • **Harga perkenalan yang benar-benar dikunci.** Kalimat "harga khusus, dikunci selama berlangganan" selama ini hanya bisa dijanjikan, tak bisa ditepati sistemnya sendiri saat perpanjangan pertama. Sekarang bisa.
  • **Daftar Prospek.** Orang yang mulai mendaftarkan sekolahnya lalu berhenti di tengah jalan selama ini tersimpan tanpa pernah dibaca siapa pun — padahal itu daftar calon pelanggan paling hangat yang dimiliki produk ini, lengkap dengan kota, telepon, perkiraan jumlah siswa, dan paket yang sedang dipertimbangkan. Kini tampil beserta tombol WhatsApp, dan ikut muncul di "Perlu Tindakan".
  • **Situs sekolah demo memakai isi yang sungguhan**, bukan judul dan visi seadanya — termasuk foto, video hero, dan berita.
  • **Layar masuk demo menawarkan keempat tema situs**, langsung menuju domain sekolahnya masing-masing.
Diperbaiki
  • **Pemasangan gagal di langkah Akun — langkah terakhir, sesudah semuanya diisi.** Penyebabnya cache yang menulis ke basis data yang justru sedang dipasang. Yang terlihat pemakainya bukan pesan galat, melainkan wizard yang melempar balik ke langkah pertama.
  • **Data contoh tak pernah tersemai sama sekali** pada pemasangan yang mengganti nama aplikasi. Nama cookie sesi ikut berubah bersama nama aplikasi, sehingga sesi hilang tepat setelah layar "Pemasangan Selesai" tampil. Pemasangannya berkata sukses, lalu server demo lahir kosong.
  • **Dua seeder data contoh gagal diam-diam** di paket rilis karena pustaka yang dibutuhkannya tak ikut terpasang. Penghitung berjalan sampai habis dan tak ada satu pun galat di layar.
  • **Layar masuk menjawab galat 500** pada pemasangan yang perannya belum tersemai — halaman pertama, tanpa satu pun jalan masuk.
  • **Alamat halaman selesai kini berbahasa yang baru saja dipilih**, bukan bahasa sebelumnya, pada layar yang justru memuat petunjuk langkah berikutnya.
Diubah
  • **Sumber halaman publik jauh lebih rapat.** Halaman pemasaran dan seluruh halaman situs sekolah kini dikirim tanpa indentasi, tanpa baris kosong, dan tanpa komentar — beranda edusys.id turun dari 3.130 baris menjadi 59. Perlu dikatakan terus terang: ini **bukan** peningkatan kecepatan. Setelah kompresi yang memang sudah aktif, hematnya hanya sekitar 2,8 KB, dan tak ada pengaruhnya pada SEO. Yang berubah cuma kerapian sumber saat halaman diperiksa.
  • **PPN dihitung setelah diskon**, bukan dari harga daftar. Memajaki bagian yang tak pernah dibayar siapa pun membuat angka di faktur salah — bukan sekadar kosmetik.
  • **Diskon tak pernah menurunkan harga paket.** Ia hidup sebagai barisnya sendiri dan dibekukan ke tiap invoice, jadi tagihan sekolah lain tak ikut berubah dan invoice lama tetap benar meski promonya sudah berakhir.
  • **Pemberian paket tak pernah dihitung sebagai kas.** Riwayatnya tetap tercatat, tapi memberi paket gratis bukan penjualan.
  • Berkas media situs sekolah kini ikut ke paket demo lewat daftar yang diturunkan dari isinya sendiri, bukan disalin per folder — unggahan sekolah sungguhan tak pernah ikut ke mana pun.
1.2.0

Aplikasi guru bisa mengisi absensi, dan situs bisa ditutup sementara

Absensi lewat ponsel, mode pemeliharaan untuk situs sekolah, dan empat kesalahan lama yang selama ini tak menampilkan satu pun pesan galat.

Baru
  • **Aplikasi guru dapat mengisi absensi.** Kelas yang diampu, daftar siswanya, dan penyimpanan — semuanya dari ponsel. Ini satu-satunya hal yang bisa diubah lewat aplikasi, dan itu disengaja: mengisi kehadiran memang dikerjakan sambil berdiri di depan kelas.
  • **Portal orang tua & siswa di aplikasi** kini menjawab tiga pertanyaan yang paling sering diajukan: siapa wali kelasnya, anak saya ikut ekstrakurikuler apa dan latihannya kapan di mana, serta berapa poin tata tertibnya.
  • **Mode pemeliharaan untuk website sekolah.** Selagi Anda menyiapkan isi, pengunjung melihat halaman "segera kembali" — dan berbeda dari menonaktifkan terbit, **peringkat pencarian Anda tetap terjaga**. Pendaftaran SPMB tetap dibuka, dan Anda sendiri tetap bisa melihat situsnya.
  • **Ringkasan sekolah di aplikasi untuk admin**: angka hari ini, daftar "Perlu Tindakan", dan pencarian orang.
Diperbaiki
  • **Persentase kehadiran di Portal Orang Tua selalu 0%.** Wali murid yang anaknya rajin hadir tetap membaca nol, betapa pun penuh catatannya. Nol yang salah tak bisa dibedakan dari nol yang benar, jadi tak pernah ada yang melaporkannya.
  • **Absensi yang sudah tersimpan tak pernah tercentang saat form dibuka lagi.** Guru yang membuka absensi kemarin untuk mengoreksi satu anak, lalu menyimpan, **menjatuhkan seluruh catatan sakit dan izin sekelas menjadi Hadir** — tanpa peringatan apa pun.
  • **Catatan pada absensi tak pernah tersimpan**, dan yang sudah ada tak pernah ditampilkan.
  • **Kehadiran hanya bisa dicatat untuk siswa di kelas itu.** Sebelumnya nomor siswa yang dikirim formulir dipercaya apa adanya.
  • Menghapus absensi secara massal kini mengikuti izin yang semestinya, bukan satu alamat email tertentu yang praktis tak pernah cocok di pemasangan mana pun.
  • Kalender akademik dan grafik dasbor: pemeriksa otomatis yang menjaganya kini benar-benar memeriksa hasil bangunan, bukan hanya yang tampak saat pengembangan.
Diubah
  • **Halaman galat dan halaman hukum menyebut badan usaha**: edusys.id adalah produk dari PT ITNET INDO TEKNO (Perseroan Perorangan). Layanan pemantauan galat yang kami pakai juga dicantumkan apa adanya di Kebijakan Privasi.
  • Rute API bawaan generator yang tak pernah dipakai **dibuang seluruhnya** — dua belas berkas beserta pemetaannya.
  • Panduan tersendiri untuk operator platform, terpisah dari panduan sekolah.